Pertanian dan Peternakan Modernkontak@wilsonfarmmarket.net
Tips Mudah Budidaya Mangga Harum Manis

Tips Mudah Budidaya Mangga Harum Manis

Pohon mangga tidak sulit untuk ditanam dan tidak memerlukan perawatan yang rumit.  Bahkan pohon mangga biasa tumbuh dan ditanam di pekarangan rumah. Selain mangga jenis harum manis, masih banyak variasi mangga lain seperti kwini, mangga indramayu, mangga manalagi dan mangga golek. Masyarakat umumnya lebih menyukai mangga harum manis karena rasa dan kualitasnya lebih baik dibandingkan jenis mangga lain.

budidaya mangga harum manis

Budidaya Mangga Harum Manis

Mangga harum manis selain mudah dibudidayakan, daging buahnya yang lebih tebal dengan ukuran biji yang terbilang kecil. Jangan lupakan rasanya yang manis  dan segera yang menjadikan manga ini begitu diminati masyarakat. Untuk mengetahui tips mudah proses budidaya mangga harum manis, simak ulasan berikut ini :

  1. Bibit mangga

Apabila kita sulit mendapatkan bibit yang unggul, maka kita bisa melakukan metode cangkok supaya bisa mencapai masa panen dengan cepat. Namun akan lebih baik lagi apabila kita melakukan pembibitan sendiri. Ambil biji buah mangga yang berkualitas, pisahkan semua daging buahnya dan cuci menggunakan air bersih. Kemudian jemur biji mangga tersebut hingga kering.

bibit mangga harum manis

Tujuan dari pengeringan biji ini adalah untuk mempermudah membuang kulit biji sehingga nantinya keping lembaga di dalam biji bisa dikeluarkan untuk membantu proses pertumbuhan tunas baru. Umumnya tunas baru ini membutuhkan waktu dua hingga lima minggu.

  1. Proses Penanaman

Setelah kulit biji dilepas, maka keping lembaga bisa segera dimasukkan kedalam polybag pada bagian tengah saja, hal ini untuk memberi ruang bagi akar untuk tumbuh ke bawah. Umumnya media tanah dalam polybag berupa campuran tanah dan sekam bakar.

Calon bibit ini harus disiram dan dipupuk secara berkala namun tidak boleh terkena terik matahari atau air hujan secara langsung. Setelah muncul tunas baru, tunggu hingga empat minggu sampai bibit ini siap untuk ditanam dalam proses penanaman di lahan terbuka. Perlu diperhatikan, lahan terbuka yang akan ditanami bibit pohon mangga harum manis ini mesti diberi pupuk terlebih dahulu supaya ph tanahnya sesuai dan siap sebagai media tanam.

  1. Proses Perawatan Hingga Panen

Bibit pohon mangga harum manis yang sudah ditanam harus rutin disiram dua kali dalam sehari yakni ketika pagi dan sore. Setelah usia bibit mencapai dua bulan maka mulailah pemupukan secara berkala menggunakan kompos organik. Untuk mengganti pupuk organik, kita juga bisa menggantinya dengan pupuk anorganik seperti ZA, KCL  dan NPK.

daging buah mangga harum manis

Penggunaan pupuk ini diberikan untuk merangsang pertumbuhan pohon agar cepat berbuah. Setelah berselang dua hari pemberian pupuk, lakukan penyiraman supaya pupuk dapat terserap secara maksimal. Perlu diketahui bahwa untuk merangsang tumbuhnya bunga, kita bisa menggunakan pupuk yang mengandung fosfor. Sedangkan untuk mencegah kerontokan bunga atau buah mangga muda, gunakan pupuk yang mengandung kalium.

Tips Menangani Pohon Mangga yang Tidak Mau Lagi Berbuah

Pohon mangga merupakan jenis tumbuhan yang bisa berulang kali berbuah. Tentunya harus dibarengi dengan perawatan yang tepat. Tidak hanya terbatas pada kualitas bibit dan perawatan saja, proses panen yang dilakukan asal–asalan juga bisa berdampak pada pohon mangga.

Supaya budidaya mangga harum manis tidak terhambat, pastikan kita tidak mematahkan ujung batang pohon mangga dan cabang produktifnya. Hal ini akan membuat pohon membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menumbuhkan cabang agar bisa kembali produktif. Apabila pohon mangga terlanjur sulit untuk berbuah kembali maka solusi yang bisa dilakukan yakni melakukan perawatan secara intensif menggunakan pupuk khusus untuk mempercepat proses pertumbuhan cabang yang baru.